<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>PENGEMBANGAN SDM dan PENGEMBANGAN SEKOLAH</title>
	<atom:link href="http://sulipan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sulipan.wordpress.com</link>
	<description>Ngelmu iku angele yen durung ketemu....</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 04:38:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sulipan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/8f512d72b90d73840ca21ba488a203bc?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>PENGEMBANGAN SDM dan PENGEMBANGAN SEKOLAH</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sulipan.wordpress.com/osd.xml" title="PENGEMBANGAN SDM dan PENGEMBANGAN SEKOLAH" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sulipan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan PNS</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2012/01/24/daftar-penilaian-pelaksanaan-pekerjaan-pns/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2012/01/24/daftar-penilaian-pelaksanaan-pekerjaan-pns/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 04:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen SDM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=433</guid>
		<description><![CDATA[Dasar Hukum Dasar hukum penilaian pelaksanaan pekerjaan PNS adalah: •    PP 10 Tahun 1979 tentang Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan PNS •    SE Kepala BAKN Nomor 02/SE/1980  Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan PNS Pelaksanaan Penilaian 1.    Hasil Penilaian pelaksanaan pekerjaan PNS, dituangkan dalam Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan. 2.    Dalam Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan unsur-unsur yang dinilai adalah : o   [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=433&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2012/01/24/daftar-penilaian-pelaksanaan-pekerjaan-pns/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penilaian Angka Kredit Guru</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2012/01/23/penilaian-angka-kredit-guru/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2012/01/23/penilaian-angka-kredit-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 03:00:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=430</guid>
		<description><![CDATA[Unsur kegiatan yang dinilai dalam memberikan angka kredit terdiri atas: a.    unsur utama; dan b.    unsur penunjang. Unsur utama, terdiri atas: a.    pendidikan; b.    pembelajaran/pembimbingan dan tugas tambahan dan/atau tugas lain yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah; dan c.    pengembangan keprofesian berkelanjutan. Unsur penunjang adalah kegiatan yang mendukung pelaksanaan tugas Guru. Penilaian kinerja Guru dari sub [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=430&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2012/01/23/penilaian-angka-kredit-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bentuk Tes dan Tingkah Laku Belajar</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2012/01/17/bentuk-tes-dan-tingkah-laku-belajar/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2012/01/17/bentuk-tes-dan-tingkah-laku-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 02:40:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=424</guid>
		<description><![CDATA[A. PENGANTAR Evaluasi hasil belajar dengan menggunakan tes objektif mulai banyak ditinggalkan karena alasan kelemahan yang melekat pada tes bentuk ini. Kebijakan baru Departemen Pendidikan Nasional untuk menghapus penggunaan Evaluasi Tahap Akhir Nasional (Ebtanas) pada beberapa jenjang pendidikan merupakan sebuah contoh. Berbagai keberatan penggunaan Ebtanas untuk mengevaluasi hasil belajar tahap akhir salah satunya disebabkan karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=424&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2012/01/17/bentuk-tes-dan-tingkah-laku-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teori Belajar Menurut Pavlov</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/10/27/teori-belajar-menurut-pavlov/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/10/27/teori-belajar-menurut-pavlov/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2011 15:57:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=421</guid>
		<description><![CDATA[Ivan Petrovich Pavlov (1849-1936). Ivan Petrovich Pavlov lahir 14 September 1849 di Ryazan Rusia yaitu desa tempat ayahnya Peter Dmitrievich Pavlov menjadi seorang pendeta. Ia dididik di sekolah gereja dan melanjutkan ke Seminari Teologi. Pavlov lulus sebagai sarjana kedokteran dengan bidang dasar fisiologi. Pada tahun 1884 ia menjadi direktur departemen fisiologi pada institute of Experimental [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=421&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/10/27/teori-belajar-menurut-pavlov/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Taksonomi Bloom</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/10/14/taksonomi-bloom/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/10/14/taksonomi-bloom/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Oct 2011 15:55:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=415</guid>
		<description><![CDATA[Taksonomi Bloom merujuk pada taksonomi yang dibuat untuk tujuan pendidikan. Taksonomi ini pertama kali disusun oleh Benjamin S. Bloom pada tahun 1956. Dalam hal ini, tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain (ranah, kawasan) dan setiap domain tersebut dibagi kembali ke dalam pembagian yang lebih rinci berdasarkan hirarkinya. Tujuan pendidikan dibagi ke dalam tiga domain, yaitu: [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=415&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/10/14/taksonomi-bloom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar dan Pembelajaran</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/belajar-dan-pembelajaran/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/belajar-dan-pembelajaran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:57:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=410</guid>
		<description><![CDATA[Dalam proses pembelajaran dikenal beberapa istilah yang memiliki kemiripan makna, sehingga seringkali orang merasa bingung untuk membedakannya. Istilah-istilah tersebut adalah: (1) pendekatan pembelajaran, (2) strategi pembelajaran, (3) metode pembelajaran; (4) teknik pembelajaran; (5) taktik pembelajaran; dan (6) model pembelajaran. Berikut ini akan dipaparkan istilah-istilah tersebut, dengan harapan dapat memberikan kejelasaan tentang penggunaan istilah tersebut. Pendekatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=410&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/belajar-dan-pembelajaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://akhmadsudrajat.files.wordpress.com/2008/09/model-pembelajaran1.jpg?w=297&#38;h=326" medium="image">
			<media:title type="html">model-pembelajaran1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengertian Belajar dan Perubahan Perilaku dalam Belajar</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/pengertian-belajar-dan-perubahan-perilaku-dalam-belajar/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/pengertian-belajar-dan-perubahan-perilaku-dalam-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:55:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[Belajar merupakan aktifitas psikologis maupun fisik, untuk menguasai suatu kemampuan tertentu. Aktivitas belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dan berperan penting dalam pembentukan pribadi dan perilaku individu. Nana Syaodih Sukmadinata (2005) menyebutkan bahwa sebagian terbesar perkembangan individu berlangsung melalui kegiatan belajar. Di bawah ini disajikan beberapa pengertian &#8220;belajar&#8221;: Gage &#38; Berliner : “belajar adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=408&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/pengertian-belajar-dan-perubahan-perilaku-dalam-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teori Belajar 2</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/teori-belajar-2/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/teori-belajar-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:50:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[Jika menelaah literatur psikologi, kita akan menemukan banyak teori belajar yang bersumber dari aliran-aliran psikologi. Dalam tautan di bawah ini akan dikemukakan empat jenis teori belajar, yaitu: (A) teori behaviorisme; (B) teori belajar kognitif menurut Piaget; (C) teori pemrosesan informasi dari Gagne, dan (D) teori belajar gestalt. A. Teori Behaviorisme Behaviorisme merupakan salah aliran psikologi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=405&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/teori-belajar-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teori Belajar 1</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/teori-belajar-1/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/teori-belajar-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:46:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=402</guid>
		<description><![CDATA[Teori belajar behavioristik adalah sebuah teori yang dicetuskan oleh Gage dan Berliner tentang perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman [1]. Teori ini lalu berkembang menjadi aliran psikologi belajar yang berpengaruh terhadap arah pengembangan teori dan praktik pendidikan dan pembelajaran yang dikenal sebagai aliran behavioristik. Aliran ini menekankan pada terbentuknya perilaku yang tampak sebagai hasil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=402&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/teori-belajar-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Metode Pembelajaran Mind Mapping</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/metode-pembelajaran-mind-mapping/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/metode-pembelajaran-mind-mapping/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:36:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[Mind mapping merupakan cara untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan mengambilnya kembali ke luar otak. Bentuk mind mapping seperti peta sebuah jalan di kota yang mempunyai banyak cabang. Seperti halnya peta jalan kita bisa membuat pandangan secara menyeluruh tentang pokok masalah dalam suatu area yang sangat luas. Dengan sebuah peta kita bisa merencanakan sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=400&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/metode-pembelajaran-mind-mapping/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/model-pembelajaran-kooperatif-tipe-stad/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/model-pembelajaran-kooperatif-tipe-stad/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:35:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=398</guid>
		<description><![CDATA[Student Teams Achievement Division (STAD) merupakan salah satu metode atau pendekatan dalam pembelajaran kooperatif yang sederhana dan baik untuk guru yang baru mulai menggunakan pendekatan kooperatif dalam kelas, STAD juga merupakan suatu metode pembelajaran kooperatif yang efektif. Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa pembelajaran kooperatif tipe STAD terdiri lima komponen utama, yaitu penyajian kelas, belajar kelompok, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=398&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/model-pembelajaran-kooperatif-tipe-stad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together (NHT)</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/model-pembelajaran-kooperatif-numbered-head-together-nht/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/model-pembelajaran-kooperatif-numbered-head-together-nht/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:30:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[Pembelajaran kooperatif merupakan strategi pembelajaran yang mengutamakan adanya kerjasama antar siswa dalam kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran. Para siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil dan diarahkan untuk mempelajari materi pelajaran yang telah ditentukan. Tujuan dibentuknya kelompok kooperatif adalah untuk memberikan kesempatan kepada siswa agar dapat terlibat secara aktif dalam proses berpikir dan dalam kegiatan-kegiatan belajar. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=394&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/model-pembelajaran-kooperatif-numbered-head-together-nht/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Model Pembelajaran MURDER</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/model-pembelajaran-murder/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/model-pembelajaran-murder/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:28:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=392</guid>
		<description><![CDATA[Pembelajaran MURDER merupakan pembelajaran yang diadaptasi dari buku karya Bob Nelson “The Complete Problem Solver” yang merupakan gabungan dari beberapa kata yang meliputi: 1. Mood (Suasana Hati) Mood adalah istilah bahasa inggris yang artinya suasana hati. Dalam belajar suasana hati yang positif bisa menciptakan semangat belajar sehingga konsentrasi belajar dapat dicapai semaksimal mungkin dan dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=392&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/model-pembelajaran-murder/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Model Pembelajaran Inkuiri (Pencarian)</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/model-pembelajaran-inkuiri-penemuan/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/model-pembelajaran-inkuiri-penemuan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:26:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=390</guid>
		<description><![CDATA[Sejak lahir manusia memiliki dorongan untuk menemukan sendiri pengetahuannya. Rasa ingin tahu tentang alam sekitar di sekelilingnya merupakan kodrat manusia sejak ia lahir ke dunia. Sejak kecil manusia memiliki keinginan untuk mengenal segala sesuatu melalui indera penglihatan, pendengaran, pengecapan dan indera-indera lainnya. Hingga dewasa keingintahuan manusia secara terus menerus berkembang dengan menggunakan otak dan pikirannya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=390&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/model-pembelajaran-inkuiri-penemuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendekatan Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching Learning)</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/pendekatan-pembelajaran-kontekstual-contextual-teaching-learning/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/pendekatan-pembelajaran-kontekstual-contextual-teaching-learning/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:24:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=388</guid>
		<description><![CDATA[Pembelajaran kontekstual adalah terjemahan dari istilah Contextual Teaching Learning (CTL). Kata contextual berasal dari kata contex yang berarti “hubungan, konteks, suasana, atau keadaan”. Dengan demikian contextual diartikan ”yang berhubungan dengan suasana (konteks). Sehingga Contextual Teaching Learning (CTL) dapat diartikan sebagi suatu pembelajaran yang berhubungan dengan suasana tertentu. Pembelajaran kontekstual didasarkan pada hasil penelitian John Dewey [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=388&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/pendekatan-pembelajaran-kontekstual-contextual-teaching-learning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teori Belajar Menurut Piaget, Bruner, dan Vygotsky</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/teori-belajar-menurut-piaget-bruner-dan-vygotsky/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/teori-belajar-menurut-piaget-bruner-dan-vygotsky/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:22:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Pada prinsipnya proses belajar yang dialami manusia berlangsung sepanjang hayat, artinya belajar adalah proses yang terus-menerus, yang tidak pernah berhenti dan terbatas pada dinding kelas.  Hal ini didasari pada asumsi bahwa di sepanjang kehidupannya,  manusia akan selalu dihadapkan pada masalah-masalah, rintangan-rintangan dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai dalam kehidupan ini. Prinsip belajar sepanjang hayat ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=386&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/teori-belajar-menurut-piaget-bruner-dan-vygotsky/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pembelajaran Konstruktivisme</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/pembelajaran-konstruktivisme/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/pembelajaran-konstruktivisme/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:20:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=384</guid>
		<description><![CDATA[Teori konstruktivisme didasari oleh ide-ide Piaget, Bruner, Vygotsky dan lain-lain. Piaget berpendapat bahwa pada dasarnya setiap individu sejak kecil sudah memiliki kemampuan untuk mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Pengetahuan yang dikonstruksi oleh anak sebagai subjek, maka akan menjadi pengetahuan yang bermakna; sedangkan pengetahuan yang hanya diperoleh melalui proses pemberitahuan tidak akan menjadi pengetahuan yang bermakna, pengetahuan tersebut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=384&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/pembelajaran-konstruktivisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Metode Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning)</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/metode-pembelajaran-penemuan-discovery-learning/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/metode-pembelajaran-penemuan-discovery-learning/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:17:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=380</guid>
		<description><![CDATA[Metode pembelajaran discovery (penemuan) adalah metode mengajar yang mengatur pengajaran sedemikian rupa sehingga anak memperoleh pengetahuan yang sebelumnya belum diketahuinya itu tidak melalui pemberitahuan, sebagian atau seluruhnya ditemukan sendiri. Dalam pembelajaran discovery(penemuan) kegiatan atau pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa sehingga siswa dapat menemukan konsep-konsep dan prinsip-prinsip melalui proses mentalnya sendiri. Dalam menemukan konsep, siswa melakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=380&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/metode-pembelajaran-penemuan-discovery-learning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prinsip Quantum Learning</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/prinsip-quantum-learning/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/prinsip-quantum-learning/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:10:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=376</guid>
		<description><![CDATA[Quantum teaching dan quantum learning dikembangkan oleh De Porter. dan mulai dipraktekkan pada tahun 1992, dengan mengilhami rumus yang terkenal dalam fisika kuantum yaitu masa kali kecepatan cahaya kuadrat sama dengan energi. Dengan rumus itulah mendefinisikan Quantum sebagai interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya. Pembelajaran Quantum bermakna interaksi-interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya karena semua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=376&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/prinsip-quantum-learning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif?m=1245365190g" medium="image">
			<media:title type="html">8)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif?m=1245365190g" medium="image">
			<media:title type="html">8)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sekilas Tentang Quantum Learning</title>
		<link>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/sekilas-tentang-quantum-learning/</link>
		<comments>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/sekilas-tentang-quantum-learning/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 08:08:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulipan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran dan Kurikulum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sulipan.wordpress.com/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[Quantum learning ialah kiat, petunjuk, strategi, dan seluruh proses belajar yang dapat mempertajam pemahaman dan daya ingat, serta membuat belajar sebagai suatu proses yang menyenangkan dan bermanfaat. Beberapa teknik yang dikemukakan merupakan teknik meningkatkan kemampuan diri yang sudah populer dan umum digunakan. Namun, Bobbi DePorter mengembangkan teknik-teknik yang sasaran akhirnya ditujukan untuk membantu para siswa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sulipan.wordpress.com&amp;blog=9531875&amp;post=374&amp;subd=sulipan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sulipan.wordpress.com/2011/05/16/sekilas-tentang-quantum-learning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c8b7a4d036e6582fd98db1ab7609ead8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Sulipan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
